Representative Office Hongkong sbg buying agen

Sampai saat ini pemerintah RI belum melakukan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda dengan pemerintah Hongkong.  Konsekuensinya secara formal Rep. Off (RO) tsb merupakan Bentuk Usaha Tetap (BUT) yang pemenuhan kewajiban perpajakannya dipersamakan dengan pemenuhan kewajiban perpajakan WP badan dalam negeri

Bagaimana bila RO tsb sebagai buying agent ? apakah akan ada PPh Badan terutang ?. Sebagai buying agent (outsourcing) mungkin harga yg dibayarkan head office (HO) akan sama dgn cost brg tsb, alias tidak ada margin. Namun DJP dpt mengkoreksi dgn menetapkan margin wajar (arm’s length price) transfer pricing dari RO ke HO tsb, sebagimana transaksi antar pihak independent as usual (Pasal 18 UU PPh).

Bagaimana dlm P3B ?…… argumentasi adanya laba transaksi BUT-HO sbgmana layaknya transaksi antara entitas terpisah (independent) didukung dalam Pasal 7 (2) dan pasal 9 P3B. Namun pasal 7 P3B jg mengunci … mere purchase by PE for HO, no profit atributted.

Buying agent ini tidak dikenakan PPh Pasal 15 final karena tdk ada nilai ekspor bruto (penjl ke Ind) sebagaimana di atur dlm KMK 634/94. Oleh karena itu business profit akan dikenakan tarif PPh Pasal 17 dengan cara perhitungan Pasal 16 UU PPh (mekanisme R/L bukan deemed profit).

Pertanyaan muncul ….. bukankah transfer dana operasional RO secara rutin termasuk gaji staff merupakan bentuk margin atau laba dr transaksi HO ke RO tsb yg telah dikenakan PPh di Ina. Lain halnya bila RO tsb membiayai sendiri kegiatannya yg berasal dari laba atau ‘modal’ awal dr HO.

Sesuai dengan karakternya, RO mendapatkan anggaran dana operasional dari HO untuk melaksanakan tugasnya sehingga timbul obyek witholding tax atas transaksi biaya tersebut. Biaya gaji expatriat dan karyawan lokal merupakan obyek PPh 21, TIDAK termasuk pemberian natura/kenikmatan/benefit in kind seperti pembayaran rumah/apartemen/villa untuk karyawan ekspat dan lokal (karena  ada biaya yang diperhitungkan dalam PPh Badan).

BUT wajib menjadi PKP bila omset melebihi Rp. 600 juta, dan jangan lupa selain memotong PPh Pasal 4(2) atas sewa kantor/ruko dan rumah/villa/apartemen juga memotong PPh Pasal 23 atas sewa /mintanance foto copy,  tanaman hias dekorasi interior, dan harta bergerak lainnya bila ada.

3 thoughts on “Representative Office Hongkong sbg buying agen

  1. Pak Rusdi,

    Salam kenal Pak. Saya tertarik dengan komentar bapak mengenai Representative Office Hong Kong sebagai Buyer Agen. Tolong tanya, apakah penghasilan kantor pusatnya di Hong Kong dapat dikenakan force of attraction Rule oleh Indonesia sehingga ada Pajak PPh Badan yg harus dibayar?
    Sebagai informasi, RO ini murni buyer agent, Kantor Pusat Hong Kong menerima komisi dari pembeli di USA atas pembeliannya ke Indonesia. Kantor pusat Hong Kong tidak mempunyai penjualan apapun ke Indonesia.

    Terima kasih sebelumnya.

    Salam,
    Franky

    • Sy update tulisan saya ttg buying agent hongkong ini.

      Buying agent Hongkong dikenakan PPh atas business profit di Indonesia lebih tepat dgn alasan transfer pricing yg tdk arm’s length price. Seharusnya ada margin atas penyerahan brg dr RO ke HO sebagaimana business as usual antara independent party (Pasal 18 UU PPh). Perlu diingat, HO dan RO harus dianggap entitas subyek pajak terpisah dan independent parties.

      Force of attraction rule adl penghsl HO dr usaha sejenis DI INDONESIA yg di’tarik’ menjadi penghsl BUT di Ind (pasal 5 ayat 1 b), bukan penghsl HO dr luar Ina.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s