Place of effective management

Subyek pajak badan dalam negeri (resident/SPDN) dlm pasal 2 (3) UU PPh adl badan yang ‘didirikan atau bertempat kedudukan’ di Indonesia. tempat didirikan berarti di negara mana badan tsb ‘incorporated’, terdaftar pd notaris sbg badan hukum dan tunduk pd hukum negara tsb. mudahnya, lihat saja akta pendiriannya, di negara itulah badan tsb didirikan dan menjadi resident.

Bagaimana dengan ‘bertempat kedudukan’ ?. Ada yang berpendapat bertempat kedudukan adl tempat di mana pengurus atau  manajemen penting pengambil keputusan berada. sama pengertiannya dgn ‘place of effective management’. pendapat ini logis juga karena UU PPh sbg aturan domestik akan cenderung mempertahankan hak pemajakan dan status resident. Lagipula disinyalir banyak perusahaan yang mendirikan anak perusahan lainnya di negara tax haven country utk tujuan tax avoidance, dikenal sbg ‘offshore company’. modalnya hanyalah akta pendirian di negara tax haven country (british virgin island, panama, bahama,  singapura). mungkin juga dewan direktur secara formal yg dipublish berada (teregristasi) di tax heaven country, namun sebenarnya ‘dewan pengurus tsb’ hanyalah agen ‘offshore company’ yg menyerahkan jasa manajemen. owner sbg pengendali atau pengurus ‘in substance’ perusahaan ada di negara lain. dalam passive income effective management ini sama dgn beneficiary owner,  siapa sebenarnya pengendali dan pemilik dan lebih bersifat ‘in substance’ drpd hanya sekedar ‘form’ akta pendirian. tempat kedudukan = tempat efective management menjadi logis dan argumentatif.

Argumentasi ini juga didukung pengertian resident dalam pasal 4 P3B, yaitu setiap subyek yg menurut UU domestiknya dikenakan pajak ‘world wide income’ karena kriteria domisilinya, resident, place of management atau kriteria2 lainnya. dengan demikian kriteria place of management sbg resident dlm UU domestik mendapat dukungan P3B.

Pengertian effective management biasanya diartikan sebagai kegiatan sehari-hari dlm mengelola usaha. Pak Rachmanto dlm satu bukunya mengatakan pengertian effective management adl keputusan2 yg penting yg dibuat manajemen dlm rangka mengendalikan perusahaannya.

Menetapkan place of effective management sbg resident menimbulkan masalah baru, yaitu dual resident.badan tsb diklaim sbg resident di 2 negara, negara di mana didirikan dan negara dimana pengurus atau effective management berada. namun negara di mana place of effective management berada lebih kuat mengklaim sbg resident berdasarkan ‘tie breaker rule’ pasal 4 (3) P3B. Dalam OECD commentary pasal 4 disebutkan ‘the place of effective management is the place where key management and commercial decision that are necessary for the conduct of the entity’s business are in substance made’.

Prakteknya di lapangan belum ada WP badan di NPWP-kan karena kedudukan manejemen efektifnya di Indonesia. padahal banyak perusahaan2 didirikan di panama, bermuda, singapura. padahal perusahaan tsb nyata2 dikendalikan dan dimiliki perusahaan Indonesia. Kerancuan jg muncul karena ‘place of management’ dianggap BUT dalam pasal 2(5) UU PPh. BUT berarti tetap berstatus WPLN dan hanya dikenakan pajak atas penghasilan yang diperoleh dari Indoensia, sedangkan WP Badan DN akan dikenakan pajak atas worldwide income.

One thought on “Place of effective management

  1. Pingback: Perusahaan Asing Sebagai WP Badan Dalam Negeri « PAJAK INDONESIA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s